Bab 3 Teks Cerpen
Bab
3
Mencurahkan
Imajinasi dalam Cerita Pendek
|
Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini, peserta
didik mampu 1.
Menentukan
unsur pembangun cerpen yang di dengar dan di baca 2.
Menyimpulkan
hubungan antarunsur cerpen 3.
Menyusun
cerpen dengan inovasi dan kreasi |
A.Seluk
Beluk cerpen
Cerpen merupakan karya sastra fiktif . cerpen
menceritakan berbagai macam permasalahan
dalam masyarakat. Permasalahan tersebut dikemas dalam cerita yang menarik.
1. Definisi
dan ciri-ciri cerpen
Cerpen merupakan cerita yang habis
dibaca sekali duduk. Menurut Burham Nurgiyantoro, ahli Bahasa Indonesia, cerpen habis dibaca sekitar setengah hingga dua jam.
Ciri- ciri cerpen
a. Panjang
karangan lebih kurang sepuluh halaman
b. Habis
dibaca sekali duduk
c. Dalam
cerpen hanya ada satu peristiwa yang menguasai jalan cerita
d. Terdapat
konflik, tetapi tidak menimbulkan perubahan nasib pelaku
e. Hanya
mempunyai satu alur
f. Perwatakan
tokoh dilukiskan secara singkat
2. Jenis
– jenis cerpen
a. Berdasar
Panjang cerita
1. Cerpen
mini ( sangat pendek, Atau short short strory )
2. Cerpen
sedang ( middle short story )
3. Cerpen
panjang (long short story )
b. Cerpen
berdasar tema dan isinya
1. Cerpen
anak yaitu cerpen yang isinya berkaitan
dengan dunia anak
Contoh
majalah bobo yang diterbitkan semingu sekali
2. Cerpen
Remaja yaitu cerpen yang berisikan masalah dunia remaja
Contoh
persahabatan , hubungan antar orang tua, percintaan, permasalahan dengan orang
tua.
3. Cerpen
keluarga yaitu cerpen yang isinya berupa masalah keluarga , cerpen ini biasanya
dapat ditemui dalam majalah tabloid keluarga.
B.Unsur
Pembangun Cerpen
Unsur-unsur
pembangun dalam cerpen
1. Unsur
intrinsic ( unsur pembangun karya sastra dari dalam )
a. Tema adalah ide utama pembangun cerpen
b. Latar
adalah landasan utama dalam membuat
cerpen. Ada yang berhubungan dengan waktu, berhubungan tempat, berhubungan
dengan suasana,
c. Penokohan
adalah pelukisan tokoh dalam cerita, Berdsarka wataknya maka ada tokoh
antagonis dan tokoh protagonist.
d. Sudut
pandang adalah cara pandang yang digunakan pengarang dalam sebagai sarana untuk
menyajikan tokoh , tindakan, latar, an berbagai peristiwa yang membentuk
cerita.
e. Amanat
adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca
2. Unsur
ekstrinsik ( unsur yang berada diluar karya sastra)
a. Bahasa
adalah sarana yang digunakan dalam cerpen bisa dipengaruhi oleh dialek ,
kebiasaan berbahsa, dan pengaruh bahasa asing
b. Latar
belakang pengarang adalah latar yang dimiliki oleh pengarang , ( Pendidikan,
agama, latar social, budaya , politik dll )
c. Nilai-nilai
dalam cerpen
1. Nilai
moral , yang berkaitan dengan aklak, dan budi pekerti (baik , buruk )
2. Nilai
social , yang berkaitan dengan masyarakat
3. Nilai
budaya, yang berkaitan dengan kebiasaan atau tradisi yang berada dalam
masyarakat
4. Nilai
relegius , yang berkaitan dengan kehidupan beragama
5. Nilai
politik , yang berkaitan dengan gejolak tata pemerintahan di suatu daerah
C.Simpulan
Unsur Pembangun Cerpen
Unsur pembangun cerpen tidak dapat dipisahkan.
Unsur-unsur tersebut merupakan suatu kesatuan isi cerpen. Jadi setiap unsur
saling membutuhkan unsur yang lain dalm membentuk alur cerita cerpen.
1. Hubungan
antarunsur cerpen
2. Bukti
unsur pembangun cerpen
D.Struktur
dan Aspek Kebahasaan Cerpen
Secara umum struktur cerpen meliputi
a. Orientasi
adalah bagian pendahuluan dalam sebuah
cerita baik pengenalan tokoh, tempat, maupun suasana
b. Komplikasi
adalah memuat masalah atau konplik
c. Resolusi
adalah bagian pemecahan masalah dalam cerpen
Kebahasaan cerpen
a. Kosa
kata
Pemilihan kosa kata baru berkaitan
dengan cerpen yang dibuatnya berupa pemilihan kata kata khusus dari pada kata
umum
b. Gaya
Bahasa
1. Majas
metafora , adalah gaya bahasa ang membandingkan suatu benda dengan benda lain
secara langsung. Dengan menggunakan kata- kata pembanding, (seperti, bagaikan,
laksana, ibarat, dan bak )
2. Personifikasi
, adalah majas yang mengibaratkan benda mati bisa bertingkah laku seperti
manusia
3. Hiperbola
, adalah penggunaan kata yang berlebih-lebihan
untuk melukiskan suatu benda
4. Litotes
, adalah gaya bahasa yang dipakai untuk melukiskan hal yang sekecil-kecilnya
untuk merendahkan diri
5. Ironi
, adalah gaya bahasa sindiran yang paling halus
E.Penyusunan Cerpen
1. Langkah-langkah menyusun cerpen
Langkah-langkah menyusun cerpen
a. Menentukan
tema
b. Menentukan
pusat pengisahan (sudut pandang)
c. Menentukan
perwatakan
d. Menentukan
latar atau seting
e. Menyajikan
peristiwa yang ditentukan dalam alur cerita
Cara
Menyunting Cerpen
Langkah- langkah menyunting cerpen
a. Membaca
keseluruhan naskah cerpen
b. Mencermati
kesalahan penggunaan ejaan, kesalahan penulisan, ataupun tanda baca
c. Memperbaiki
kesalahan yang ditemukan dalam naskah cerpen yang dibaca
Uji Kompetensi 1
Kerjakan soal-soal di bawah ini !
1. Jelaskan
perbedaan unsur intrinsic dan unsur ekstrinsik dalam penyususnan cerpen!
Jawab…………………………………………………………………….
2. Jelaskan
berbagai macam latar yang digunakan dalam sebuah cerpen!
Jawab…………………………………………………………………….
3. Jelaskan
perbedaan tokoh antagonis dan protagonist!
Jawab…………………………………………………………………….
4. Jelaskan
cara mengetahui amanat dalam sebuah isi cerpen!
Jawab…………………………………………………………………….
5. Jelaskan
pengaruh pengarang dalam menentukan bahasa suatu cerpen !
Jawab…………………………………………………………………….
6. Jelaskan
cerpen sebagai cermin kehidupan masyarakat!
Jawab…………………………………………………………………….
7. Jelaskan
hubungan antarunsur dalam sebuah cerpen!
Jawab…………………………………………………………………….
8. Sebutkan
contoh keterkaitan hubungan antarunsur dalam sebuah cerpen!
Jawab…………………………………………………………………….
9. Jelaskan
cara membuktikan hubungan antarunsur dalam sebuah cerpen!
Jawab…………………………………………………………………….
10. Apa
yang dimaksud dengan cerpen!
Jawab…………………………………………………………………….
Komentar
Posting Komentar